Kamis, 27 Oktober 2011

Grup Band Malaysia Terpikat Lagu Peterpan

JAKARTA, KCM – Ketenaran hits lagu Mungkin Nanti milik kelompok band Peterpan tak diragukan lagi di Malaysia. Tak heran kelompok SingleTrackMind asal negeri itu tertarik dan menjadikannya bagian dari lagu di album kedua mereka, [Hey.] yang dirilis Maret lalu.
Alex Wong, vokalis yang juga komposer kelompok tersebut, meramunya dengan warna yang sedikit berbeda. Tempo yang rada cepat dengan warna musik rock. Mungkin Nanti disajikan dalam bahasa Inggris dengan judul One Day.
“Awalnya saya tak paham kalau itu lagu milik Peterpan. Saya pun tak tahu siapa Ariel (vokalis Peterpan-Red). Saya sering kali dengar lagu itu, terus saya coba menyanyikannya dengan tempo yang cepat ternyata asyik juga. Akhirnya saya buat lagunya untuk album kami,” begitu kata Alex di sela penampilannya di Hard Rock Cafe, Jakarta, Selasa malam.
Tak dipungkiri, hadirnya lagu milik Peterpan di album mereka rupanya cukup membantu mereka menyapa publik Indonesia. Di ajang A Mild Soundrenaline Sound of Change di Surabaya dan Bali, di mana mereka jadi band tamu-nya, publik di sana langsung menyambutnya hangat.
Di negerinya sendiri, SingleTrackMind (STM) yang juga digawangi Aimi (gitar), Lucan (bas), Amir (gitar), Kurdin (keyboard, Hasmi (drum) sempat mencuri perhatian saat album perdana mereka, No Reason, berhasil mengantongi tiga penghargaan di ajang Anugerah Muzik Awards (AIM) 2004. Ketiganya masing-masing untuk Best New Local English Artist, Best Engineered Album dan Best Video.
Tak disangkal, Alex lah yang menjadi motor bagi grup band ini. Di album pertamanya, seluruh lagunya ia ciptakan sendiri. “Semua bercerita tentang apa yang saya rasakan sendiri,” ujarnya.
Hal yang sama pula ia lakukan untuk album keduanya kali ini. Dari sepuluh lagu yang ada, tujuh lagu ia ciptakan sendiri.
Seventeen, salah satu lagu yang ia dedikasikan buat seorang anak, salah satu sahabatnya yang meninggal karena jantung, berhasil merajai tangga lagu musik di Malaysia.
Tak hanya itu, Bleed, lagu yang ditulisnya pada Juli 2004, ia dedikasikan buat mereka yang telah menjadi korban Tsunami yang menyampu kawasan Asia beberapa waktu lalu. “Ini bercerita tentang sebuah harapan yang pecah akibat sebuah tragedi. Saya ciptakan empat bulan sebelum terjadinya tsunami,” terangnya.
[Hey.] memuat sepuluh lagu dalam bahasa Inggris. Pengaruh musik U2, Pink Floyd, Led Zeppelin hingga Collective Soul, diakui Alex memberi warna pada musik kelompoknya. Tak ada lagu dengar irama mendau6dayu seperti yang kerap hadir pada kelompok band Malaysia, yang pernah mampir di ranah musik Indonesia. Setidaknya, STM bisa membuktikan itu.
Barangkali inilah yang menjadi alasan kuat, hingga dua album yang dihadirkan dalam albumnya kali ini, Still The Same dan Light Fades cukup memikat produser rumah produksi Hollywood meminangnya untuk dijadikan soundtrack film The 3rd Doorway yang dibintangi aktor serial televisi CSI Vegas, Gary Dourdan.
“Saya juga akan senang jika kami bisa manggung bareng Peterpan suatu saat nanti,” ujar Alex menutup pembicaraan. (EH)




Tidak ada komentar:

Posting Komentar