Minggu, 01 Juli 2012
Ariel Tak Butuh Banyak Waktu Untuk Menulis Lagu 'Dara'
Kapanlagi.com - Khusus kepada KapanLagi.com®, Ariel menjelaskan proses pembuatan single barunya yang ia tulis di penjara, Dara. Menjawab pertanyaan yang dititipkan pada labelnya, Musica, Ariel mengaku tidak butuh waktu lama untuk mengerjakan single tersebut.
"Penulisan cuman membutuhkan waktu sebentar," tutur Ariel kepada Musica menjawab pertanyaan KapanLagi.com® mengenai single Dara.
Namun Ariel buru-buru menjelaskan single tersebut masih membutuhkan beberapa proses sebelum ia rilis pada Januari silam. Ia menyebut pengkonsepan dan perekaman vokal single tersebut memakan waktu cukup lama.
"Tapi proses pengkonsepan musik dan perekaman vocal membutuhkan waktu yg lama karena banyaknya keterbatasan," jelas Ariel.
Dalam kesempatan itu, Ariel juga menjelaskan bahwa lagu itu merupakan ungkapan perasaan Ariel kala menghadapi masa-masa sulit di penjara. Ariel sendiri dikabarkan akan kembali menghirup udara segar tahun ini. (kpl/adb)
Jumat, 29 Juni 2012
Bawakan Lima Lagu di Acara Kemenkum HAM, Ariel Ngos-ngosan
Bandung,
Ariel tampil membawakan lima buah lagu saat mengisi acara Sertijab
Kepala Kantor Kementrian Hukum dan HAM (Kemenkum HAM) Jabar, di Aula
Kemenkum HAM Jabar, Jalan Jakarta, Jumat (29/6/2012). Tak ada yang
berubah dari penampilan Ariel, meski ia sendiri mengaku ngos-ngosan usai
menyanyikan lagu bernada tinggi.
Membuka penampilan dengan
single ciptaannya di dalam tahanan 'Dara', Ariel yang diiringi Lukman
dan David terlihat lepas tanpa beban. Ariel pun sempat menyalami Nasir
Almi, Kepala Kanwil Kemenkum HAM Jabar yang resmi pensiun dari tepi
panggung.
"Sambil santai ngobrol sedikit ya. Ini akhirnya saya
bisa berhasil bawa bala bantuan, meskipun tidak semua personil bisa
hadir. Ada Lukman dan David dan teman yang lain. Lagu yang kedua,
sebenarnya kita enggak pernah bawain akustik. Tantangan lagu ini juga
cukup sulit. Tapi karena hari ini istimewa, saya akan coba bawakan,"
tutur Ariel.
'Tak Ada yang Abadi' pun dibawakan baik oleh
Ariel. Para undangan pun terus memotret meski dari jauh. Usai membesut
lagu yang berlirik dalam dengan nada cukup tinggi itu, Ariel pun mengaku
ngos-ngosan.
"Maaf agak ngos-ngosan karena sudah lama enggak
nyanyi. Sekali nyanyi ini langsung lagu berat," katanya yang lalu
disambung dengan membawakan lagu 'Kupu-kupu Malam',
Ariel
begitu terlihat santai dan lepas karena setiap sebelum memulai lagu
maupun diakhir, ia selalu mengajak ngobrol para penonton dengan cerita
dibalik lagu yang akan ia bawakan.
Seperti saat ia menceritakan
lagu 'Yang Terdalam' yang ia akui ia buat saat ia masih SMA. Saat itu,
Ariel mengaku membuat lagu tersebut saat tengah patah hati.
"Itu patah hatinya pas SMA yah. Kalau sekarang enggak (patah hati-red)," tuturnya sambil tertawa.
Begitu juga saat Ariel akan membawakan lagu terakhirnya 'Semua Tentang Kita'.
"Satu lagu terakhir, masih berhubungan dengan masa SMA. Lagu ini saya
buat untuk teman-teman satu angkatan sebagai lagu perpisahan. Selama 3
bulan saya bikin lagu ini. Tapi yang paling enggak enak pas lagu ini
selesai, pas lulus ternyata enggak ada perpisahan. Jadi lagunya enggak
bisa dibawakan. Ya tertunda, tapi kemudian malah jadi modal untuk album
pertama Peterpan. Semoga cocok dengan suasana kita saat ini," tutur
Ariel panjang sebelum membawakan 'Semua Tentang Kita'.
Lagu
tersebut pun menjadi penutup penampilan istimewa Ariel yang tampil di
hadapan sejumlah pejabat di lingkungan Kementrian Hukum dan HAM. Ariel
sendiri terlihat cukup dekat dengan para pejabat dan petugas, karena
seperti saat melihat Dirjen Pemasyarakatan Sihabudin, Ariel terlihat
memberi hormat dari jauh sambil tersenyum, sementara Sihabudin membalas
dengan acungan jempol.
Usai tampil di hadapan sekitar 300 undangan, Ariel pun didaulat foto bersama oleh para pejabat dan ibu-ibu dharma wanita
Ariel Peterpan Gembira Bisa Keluar Tahanan
Bandung - Ariel terlihat bahagia dan senang menyongsong hari kebebasannya pada 23 Juli mendatang. Mantan vokalis Peterpan itu sepertinya akan langsung menelurkan karya-karya terbarunya untuk meramaikan blantikan musik Indonesia.
"Dia (Ariel-red) sudah tahu kalau dia akan keluar tanggal 23 Juli nanti. Tentu saja dia gembira," ujar Kepala Divisi Pemasyarakatan Kementrian Hukum dan HAM (Kemenkum HAM) Jabar Dedi Sutardi saat ditemui dalam acara Sertijab Kepala Kantor Kemenkum HAM Jabar, di Aula Kantor Kemenkum HAM Jabar, Jalan Jakarta, Jumat (29/6/2012).
Ia menuturkan, sepertinya Ariel akan kembali berkarya di dunia musik setelah bebas nanti. "Kalau ngobrol sih, katanya dia mau berkecimpung lagi di musik," katanya.
Saat disinggung apakah nanti akan ada acara perpisahan untuk Ariel dari teman-temannya sesama tahanan di Rutan Kebonwaru Bandung, Dedi mengaku belum mengetahuinya.
"Enggak tahu juga. Belum ada informasi akan ada perpisahan," tutur Dedi.
Sementara itu, usai mengisi acara Sertijab Kepala Kanwil Kemenkum HAM Jabar, Ariel terlihat sumringah saat ditanyai Dirjen Pemasyarakatan Kemenkum HAM Sihabudin tentang kebebasannya itu.
"Iya pak, tanggal 23 ini (bebas-red)," kata Ariel sambil tersenyum lebar.
Ariel Harus Izin Menteri untuk Pergi ke Luar Negeri
Bandung - Belum lagi resmi Ariel bebas dari Rutan Kebonwaru, namun sudah santer terdengar apa saja yang nantinya akan dilakukan Ariel. Mulai dari launching band baru hingga tawaran main film. Namun jika proyek-proyek tersebut ada yang harus dilakoni di luar negeri, maka Ariel harus mengantongi izin menteri terlebih dahulu.
Hal itu diungkapkan Dirjen Pemasyarakatan Kementrian Hukum dan HAM Sihabudin saat ditemui dalam acara Sertijab Kepala Kantor Kemenkum HAM Jabar, di Aula Kantor Kemenkum HAM Jabar, Jalan Jakarta, Jumat (29/6/2012).
"Kalau ke luar negeri harus seizin menteri. Semua kegiatan apapun. Mau kegiatan sosial, ibadah, musik atau film," ujar Sihabudin.
Ia menjelaskan, meski statusnya bebas, namun Ariel masih belum bisa mendapatkan hak sepenuhnya. Karena ia masih diwajibkan melapor dalam periode tertentu selama masa percobaan ke Balai Pemasyarakatan (Bapas).
"Kalau dia sudah bebas murni nanti, baru bisa leluasa," katanya.
Terpidana yang mendapatkan pembebasan bersyarat dikatakan Sihabudin masih memiliki keterikatan dengan lembaga pemasyarakatan. Namun bedanya mereka tak lagi dikurung dalam tahanan. Jadi, jika nanti Ariel konser atau syuting di luar negeri, maka ia harus memperoleh izin menteri dahulu. Ariel akan bebas pada 23 Juli mendatang
Wah, Ariel Tampil Pada Acara Sertijab Kepala Kemenkum HAM Jabar
Bandung - Tak terduga, Nazriel Irham alias Ariel tampil mengisi acara Serah Terima Jabatan Kepala Kantor Kementrian Hukum dan HAM (Kemenkum HAM) Jabar, Jumat (29/6/2012). Bertempat di Aula Kemenkum HAM Jabar di Jalan Jakarta, Ariel menghibur para undangan bersama dua eks personil Peterpan lainnya yaitu Lukman dan David.
Ariel, tampil saat Kepala Kanwil Kemenkum HAM Jabar yang lama, yaitu Nasir Almi menerima ucapan perpisahan. Sontak, kehadiran Ariel pun disambut heboh para undangan dan juga para awak media yang meliput acara Sertijab.
Mereka pun buru-buru mendekat ke bibir panggung untuk mengabadikan momen tersebut. Ariel sendiri terlihat segar dengan rambut barunya. Ia mengenakan kemeja kotak kotak, celana jeans dan sepatu kets.
Lagu 'Dara' membuka penampilan kali ini. Meski hanya tampil akustik, namun mereka tetap tampil memukau. Selain Lukman dan David, terlihat juga dua musisi lain yang ikut tampil memainkan alat musik perkusi.
Namun sejumlah petugas menghalang-halangi undangan dan awak media yang mengambil foto Ariel dari dekat. Mereka meminta agar tidak diambil foto dan menjauh dari bibir panggung.
"Ini bukan acaranya. Lihat dari belakang saja," tutur petugas sambil menghalau.
Penonton pun akhirnya dengan tertib menonton pertunjukkan dari Ariel dari jarak sekitar 5 meter dari panggung. Ariel pun tampil santai dan lepas di hadapan para pejabat Kementrian Hukum dan HAM.
Selasa, 26 Juni 2012
LASKAR PELANGI: Film EDENSOR segera digarap di Eropa. ARIEL PETERPAN tetap jadi Arai?
JAKARTA: Film ketiga adaptasi tetralogi Laskar Pelangi, Edensor, akan segera digarap dan 95% syutingnya dilakukan di Eropa.
"Film ini merupakan sekuel dari film sebelumnya yakni Laskar Pelangi dan Sang Pemimpi," ujar Produser Mizan Production Putut Wijanarko di Jakarta, Senin malam 25 Juni 2012.
Dia menjelaskan bahwa film tersebut mengikuti apa yang ada di novelnya, namun ada yang menjadi pembeda. Skenario dari film tersebut ditulis oleh Salman Aristo, yang juga menulis skenario dua film sebelumnya.
Namun, berbeda dengan dua film sebelumnya yang disutradarai Riri Riza, film Edensor disutradarai oleh sutradara berbakat Putrama Tuta.
Dia juga mengatakan saat ini, pembuatan film tersebut masih pada tahap casting dan tidak menutup kemungkinan Ariel Peterpan tetap memerankan karakter Arai.
Sementara itu, Putrama Tuta, mengatakan syuting akan dimulai usai lebaran hingga November. "Kemungkinan akan menghabiskan delapan pekan di Eropa."
Tuta mengatakan film Edensor akan menampilkan sesuatu yang berbeda.
"Riri Riza mengatakan bahwa film ini, harus menjadi film saya sendiri," tambah Tuta.
Penulis Edensor, Andrea Hirata, mengatakan dirinya membebaskan sutradara untuk berkreasi.
"Film ini harus berbeda dengan novelnya. Tidak masalah, judulnya diganti," kata Andrea.
Film Edensor, diperkirakan akan rilis pada tahun ini juga dan diharapkan bisa mengikuti kesuksesan dua sekuel sebelumnya. (Antara/ea) Foto: Antara
Keluar Penjara, Ariel Langsung Main Film?
Jakarta - Vokalis eks Peterpan Nazriel Irham atau Ariel dipastikan akan menghirup udara bebas pada pertengahan Juli mendatang. Ariel yang mendapatkan bebas bersyarat, masih dilirik untuk membintangi film lanjutan 'Sang Pemimpi', 'Edensor'.
"Sampai sekarang masih open casting ya, siapa aja boleh kok yang mau casting," ucap sutradara Putrama Tuta saat ditanya kemungkinan Ariel kembali memerankan karakter Arai.
Dalam 'Sang Pemimpi' garapan Riri Riza dal Mira Lesmana, Ariel memang mendapatkan peran yang cukup penting sebagai tokoh Arai dewasa. Cerita 'Edensor' memang mengikuti perjalanan Arai dan Ikal yang mendapat beasiswa S2 ke Uni Eropa.
Namun, produser Putut Wijanarko juga sudah memiliki beberapa pilihan untuk peran Arai. "Soal Ariel, kita hormati dia yang sedang menjalani proses hukum ya," tuturnya saat ditemui di Rolling Stone, Ampera, Jakarta Selatan, Senin (25/6/2012) malam.
Film tersebut rencananya akan dibuat berbeda dari 'Laskar Pelangi' dan 'Sang Pemimpi' garapan Mira Lesmana dan Riri Riza. Sang penulis novel, Andrea Hirata mempercayakan sepenuhnya kepada Putrama Tuta.
Langganan:
Postingan (Atom)




