Jumat, 08 Juni 2012

Redefinisi Makna Ariel dan Pancasila



http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/501523/

Ariel boleh dipenjara seribu tahun lamanya,tetapi bagi penggemarnya, Ariel tetap ”sesuatu”.Kemunculan Ariel kembali di kancah musik dan disambut Arielmania, tentu menggambarkan kekuatan sebuah brand.


Apakah makna brand Ariel masih sama seperti sebelum terkena kasus? Sudah tentu tidak. Mau atau tidak mau,brandAriel saat ini sudah mengalami era definisi baru. Oleh karena itu, penting bagi manajemen Ariel untuk segera berbenah, mengatur redefinisi brand Ariel secara lebih terstruktur.Siapakah the New Ariel? Apa yang menjadi kekuatan musiknya? Bagaimana memastikan agar penggemar (lama dan baru) tidak ragu dalam berinteraksi dengannya.

Berikanalasankuatuntuktetap datang di setiap konsernya, mendengarkan dan membeli hasil karyanya. Redefinisi sebuah brand ini mutlak dilakukan setelah terjadi guncangan terhadap makna orisinal.Pada saat brandAriel melejit, kesuksesan Ariel dengan bendera Peterpan selalu dikaitkan dengan hal-hal positif. Takdir berkata lain, pada satu titik,terjadi degradasi nilai brand,tercampur dengan aspekaspek negatif. Ini jelas melemahkan ekuitas brandAriel. Strategi brandsetelah lepas dari tragedi akan menentukan laju rekonstruksi persepsi brand Ariel ke arah aspekaspek positif kembali.

Kontrol ulang terhadap makna brand Ariel akan mengembalikan sebagian besar dari nilai-nilainya yang masih bisa diselamatkan. Ini masanya berjuang merebut kembali sisa kekuatan lama. Kaitan redefinisi brandAriel bisa dihubungkan dengan redefinisi makna ideologi Pancasila. Pancasila sebagai sebuah konsep masih tetap luar biasa cemerlang, tetapi bagaimana dengan kedekatan secara emosional dengan audience-nya saat ini? Sebagai sebuah brand(yang mengusung produk berupa ide),Pancasila telah mengalami pasang surut, seperti halnya brand-brand lain.

Belakangan, banyak media memberitakan mulai lunturnya pemahaman dan pengamalan ideologi negara kita ini. Pancasila, seperti halnya Ariel, telah mengalami guncangan terhadap maknanya.Di era Soekarno, ia dikenal sebagai alat pemersatu bangsa dan berhasil ditetapkan dalam tonggak sejarah; diakui oleh bangsa-bangsa lain. Selanjutnya, di era Soeharto, Pancasila lebih mirip sebuah doktrin penguasa. Apa pun yang tidak sesuai dengan keinginan penguasa dianggap melanggar ideologi bangsa.

Tingkat kepentingan audience bergeser di era Soeharto ini. Kedudukan Pancasila yang awalnya dekat di hati masyarakat bergeser menjadi bentengbenteng semu, yang ditakuti, sehingga makna brand yang awalnya positif menjadi bercampur dengan hal-hal negatif yang diasosiasikan dengan nama brandPancasila. Jika sekarang, di era reformasi, dikatakan bahwa bangsa ini sudah semakin jauh dengan Pancasila,mungkin ini hanyalah sebuah kulminasi dari perjalanan ideologi yang hanya disakralkan tanpa pemahaman dan pengamalan nilai-nilainya dengan baik.

Bahwa keadilan semakin memprihatinkan dan kesejahteraan masyarakat semakin buruk–ini adalah contoh bahwa sudah lama penguasa kita tidak berusaha keras untuk mengamalkan ideologi Pancasila secara benar. Seperti apa Pancasila ini sebaiknya diajarkan? Pemasaran Ideologi yang baik adalah yang memberikan contoh-contoh konkret. Pelatihan yang baik adalah pelatihan langsung praktik, learning by doing istilah populernya.

Bagaimana dengan Pemerintah sendiri? Jika sinetron korupsi dan ketidakadilan masih terus berlangsung di media kita, maka tidak ada lagi yang akan menjadi role model bagi generasi penerus. Sandiwara demi sandiwara yang dipajang setiap hari akan membuat brainwash terselubung–bahwa seperti itulah para leader kita. Ini harus dihentikan.

Redefinisi Makna

Mengenal belum berarti memahami. Memahami makna brand boleh jadi masih hanya permukaannya saja,belum memahami arti yang sebenarnya. Memahami secara mendalam pun, belum tentu akan mengamalkannya bila merasa tidak ada manfaatnya. Ini adalah tantangan terberat dalam brandingide(ologi).

Dalam konteks Pancasila sebagai sebuah brand,pertanyaan: ”What’s in it for me?” harus disiapkan jawabannya oleh pengelola brand. Harus dibuat redefinisi makna Pancasila,disesuaikan dengan relevansi kehidupan generasi masa kini. Bila sudah tampak jelas manfaat buat sayanya, maka mengharapkan generasi baru bisa memahami dan mengamalkan Pancasila, menjadi lebih realistis. Apakah Pancasila bisa bangkit kembali?

Tentu saja bisa apabila Pemerintah sebagai brand guardian atau penjaga dan pengawal brand, mempunyai goodwilluntuk redefinisi makna dan melaksanakannya. Demikian juga Ariel, susun ulang janji brand. Walaupun mungkin tidak bisa lagi merebut semua hati, tetapi dengan setia pada janji baru, pastikan brandini bermakna untuk para Arielmania. 

Kamis, 07 Juni 2012

Luna Maya Seksi Jadi Sipir Cantik

Luna Maya digoda Olga Syahputra soal kekasihnya Ariel lewat telpon.

- Aktris cantik Luna Maya kembali tampil di layar kaca, kali ini dalam acara Pesbukers di ANTV. Dalam acara komedi situasi itu, kekasih Ariel tersebut berperan sebagai sipir cantik.

Olga dan kawan-kawan pun tak luput menggoda Luna sepanjang acara. Terutama ketika Olga yang menjadi tahanan saat itu menggoda Luna mendapat telepon dari Ariel.

"Lun, Ariel nelpon," ucap Olga saat tampil di acara Pesbukers, di Studio Epicentrum, Kuningan, Jakarta, Kamis 7 Juni 2012.

Luna pun membalas dengan bercanda. "Olga satu sel sama Ariel?," ucap Luna disambut tawa riuh penonton.

Olga pun membalas Luna, dengan menyinggung Momo 'Geisha'. "Jangan main sama Ariel, gak enak nih sama Momo 'Geisha'," tandas Olga.

Luna yang saat itu mengenakan pakaian khas sipir penjara berwarna coklat pun hanya tersenyum simpul. Olga dan Luna memang sudah dekat sejak dulu pernah membawakan program acara musik.

Meski sering digoda, Luna tampak santai dan bisa mengikuti candaan Olga dan kawan-kawan. Dalam acara ini tampil juga Gading Marten, Jesicca Iskandar, dan Opie Kumis. (ren)

Momo “Geisha” Menantikan Suara Indah Ariel


VOKALIS band Geisha, Momo, ikut ambil bagian dalam program Harmony SCTV “Semua Tentang Kita” yang didedikasikan untuk band Peterpan.
Pemilik nama lengkap Narova Morina Sinaga itu mengaku bangga bisa ikut melantunkan lagu-lagu Peterpan.
“Akhirnya bisa lansung live, perasaannya jujur tadi gemetaran, campur aduk. Memang aku bangga bisa dipercaya untuk Ariel, Reza, Lukman, cs untuk bawakan lagu Ariel,” tutur Momo usai syuting di Balai Sarbini, Jakarta, Rabu (6/6).
Beberapa waktu lalu, Momo sempat dikabarkan sedang dekat dengan Ariel karena sering berkunjung ke Rutan Kebon Waru Bandung, tempat mantan pacar Luna Maya itu ditahan. Momo sudah berulangkali membantah gosip tersebut.
Kendati demikian, gadis 25 tahun itu mengakui kekagumannya kepada sosok Ariel sebatas sebagai seorang musisi. Dia pun jujur sangat menantikan kebebasan Ariel.
“Ariel yang sebentar lagi keluar, ditunggu karya terbarunya, suaranya indahnya, karena semua karyanya Peterpan adalah yang terbaik,” tuturnya.

Maia Estianty Rindukan Ariel 'Peterpan'


Jakarta - Hampir 2 tahun band asal Bandung Peterpan vakum sementara karena Ariel mendekam di balik penjara. Tak sedikit orang yang merindukan band pelantun 'Semua Tentang Kita' itu.

Salah satunya adalah Maia Estianty. Ibu tiga anak itu mengaku sangat merindukan sosok Ariel dan Peterpan.

"Peterpan buat aku dia grup yang keren mewakili generasi muda. Buat aku mereka itu bagaimana ya, aku pribadi merindukan band ini," ujar Maia saat dijumpai di Harmoni 'Semua Tentang Kita' Tribute to Peterpan, Balai Sarbini, Semanggi, Jakarta Selatan, Rabu (6/6) malam.

Dalam acara tersebut Maia menyanyikan salah satu lagu Peterpan ciptaan Ariel 'Di Balik Awan'. Ia pun mendoakan agar Ariel bisa cepat bebas sehingga bisa kembali berkarya bersama Peterpan.

"Saya mendoakan saja semoga cepat selesai. Berkarya lagi. Sebagai musisi saya kangen musisi seperti Ariel. Aku senang saja karya mereka, karena semenjak kehilangan Peterpan musik Indonesia entah jadi kemana," pungkasnya.

Selasa, 05 Juni 2012

Penyebar Video Porno Ariel Sudah Bebas dari Bui


Reza Rizaldy alias Redjoy, terpidana penyebar video porno Ariel ternyata sudah menghirup udara bebas. Mantan editor musik Peterpan itu sudah keluar dari Rutan Kebon Waru, Bandung, beberapa waktu lalu.

Dalam pembacaan putusan pada 31 Januari 2011, Redjoy divonis dua tahun penjara. Dia terbukti secara sah dan meyakinkan ikut menyebarkan video porno Ariel yang melibatkan Luna Maya dan Cut Tari.

"Redjoy kabarnya baik. Dia sudah di luar (penjara)," kata pengacara yang pernah membela Redjoy, Yulius Setiarto saat berbincang dengan Okezone.

Namun, Yulius mengaku lupa kapan tepatnya Redjoy bebas dari penjara. Karena itulah, dia masih belum bicara banyak seputar bebasnya Redjoy.

"Aku lupa kapan tepatnya. Tapi sudah beberapa bulan yang lalu lah. Sudah lumayan lama makanya aku agak lupa. Nanti mungkin aku lihat dulu dokumennya biar ngomongnya juga enak," jelasnya.

Pemberitaan Redjoy memang 'kalah mentereng' ketimbang pemberitaan tentang Ariel. Tak heran, bebasnya Redjoy hampir luput dari pemberitaan media massa. Padahal, peran Redjoy sangat vital dalam kasus tersebarnya video porno yang menghebohkan jagad hiburan tanah air beberapa tahun lalu.

Meski mengaku tak sengaja, dari tangan Redjoy lah pertama kali video porno Ariel berpindah tangan. Saat itu, Redjoy hendak meng-copy lagu terbaru Peterpan yang berada di hard disk eksternal Ariel ke komputer di rumahnya. Tak mau repot, Redjoy meng-copy seluruh isi folder yang ada di hard disk itu.

Namun, Redjoy tak tahu folder itu ternyata berisi video pribadi milik Ariel. Dari komputer yang ada di rumah Redjoy, video itu jatuh ke tangan mahasiswa Unpad yang mulai menyatukan potongan-potongan video kemudian diunggah ke dunia maya.

Jika Redjoy sudah menghirup udara bebas, Ariel yang divonis 3,5 tahun baru akan menghirup bebas pada bulan Juli 2012. Saat ini, Ariel sedang menjalani proses asimilasi.

Minggu, 03 Juni 2012

Ariel Lelang Jaket Kulit untuk Bayi Raline


Bandung - Solidaritas Independen Bandung (SIB) menggelar penggalangan dana bagi bayi Raline Paramita Ardiansyah (1 bulan). Putri pertama dari gitaris band metal Tcukimay, Dindy Deliana Ardiansyah (29) dan Inda Nanda Suci (27) ini menderita kelainan pada pencernaanya. Jaket kulit milik Ariel eks Peterpan pun ikut dilelang untuk membantu biaya perawatan Raline.

Raline saat ini tergolek lemah di Ruang Kenanga Lantai 2 RS Hasan Sadikin Bandung. Raline seharusnya berada di ruang perawatan intensif agar lebih steril. Namun karena keterbatasan biaya, Raline akhirnya hanya dirawat di ruang perawatan anak biasa.

"Charity-nya sendiri selain melalui penggalangan sumbangan berupa uang, ada juga melalui pengumpulan barang-barang, lalu di lelang. Ada juga yang dijual di 'garage sale' Common Room," ujar salah satu tokoh Ujungberung Rebel, Man Jasad, saat dihubungi detikbandung melalui telepon selular, Sabtu (2/5/2012).

Man menjelaskan, barang-barang yang dilelang antara lain, jaket miliknya, milik Ariel eks Peterpan, papan skateboard milik Gatot Rosemary, fx guitar dari Agung guitar course, bass dari Mang Tcuky, bahkan ada yang menyumbang sepatu newrock dari Manado.

"Kalau proses penggalangan uang sudah lumayan lama. Soalnya Raline sudah sebulan lebih di rumah sakit," terang Man.

Jaket kulit milik Ariel hingga tadi malam sudah ada yang menawar hingga Rp 5 juta, sedangkan jaket milik Man Jasad, Rp 2 juta.

"Jaket Ariel dibuka dari harga Rp 3 juta," imbuhnya.

Proses lelang barang tersebut akan ditutup hingga 6 Juni 2012 mendatang.

Luna Maya: Aku Ikuti NKOTB sejak Kecil


Aktris sekaligus model Luna Maya (28) menyempatkan diri menyaksikan konser duo boyband asal Amerika Serikat, New Kids On The Block (NKOTB) dan Backstreet Boys (BSB), di Mata Elang International Stadium (MEIS), Jakarta, Jumat (1/6/2012).
Bintang film Hi5teria ini memang mengaku mengikuti karier NKOTB sedari kecil. "Semua lagunya aku suka. Aku memang ngikutin New Kids (NKOTB) dari kecil. Kalo boyband-boyband sekarang aku malah enggak ngikutin," katanya kepada Kompas.com.
Luna juga mengaku puas setelah melihat idolanya langsung di depan mata. Performa Jordan Knight dkk pada malam itu memang luar biasa meski umurnya tidak lagi muda.
"Bagus banget, sempet ngikutin (menyanyi) saat nonton konser tadi," ujarnya sambil berlalu.
Selain Luna, banyak pula selebriti yang hadir pada malam itu, seperti Febby Febiola, Wulan Guritno, dan Glenn Fredly.