Bandung.com - Kekompakan para personel
Peterpan berpadu dengan sejumlah penyanyi papan atas Tanah Air terlihat memberi warna tersendiri pada konser
Tribute to Peterpan: Dari Sahabat Untuk Sahabat di Semarang, Jumat (10/2/2012) malam, tanpa kehadiran sang vokalis,
Ariel.Diawali dengan penampilan
Fadly Padi
yang langsung menyapa para fans berat band berasal dari Bandung yang
memadati Entertainment Plaza Lounge, Resto and Cinema Semarang itu
dengan tembang berjudul
Langit Tak Mendengar.
Penampilan penyanyi bernama lengkap
Andi Fadly Arifuddin
yang kalem dalam menyanyikan lagu itu memang terasa berbeda
dibandingkan dengan lagu itu tatkala dibawakan penyanyi aslinya yang
saat ini masih mendekam di Rumah Tahanan Kebonwaru, Bandung.
Meski terasa sedikit berbeda, para fans berat
Peterpan
tetap menyambutnya dengan hangat diiringi tepuk tangan riuh, seperti
menunjukkan kerinduan mereka terhadap penampilan band dengan vokalis
Nazriel Irham atau
Ariel itu.
Dengan kostum santai dan bertopi merah,
Fadly mengajak para fans
Peterpan untuk menyemangati
Ariel melalui konser yang telah digelar di empat kota besar yakni Lampung, Banjarmasin, Bandung dan terakhir Semarang tersebut.
Lagu kedua berjudul
Walau Harus Terang dipungkasi vokal
Fadly, dengan iringan gitar dari
Uki dan
Lukman, keyboard oleh
David dan
Reza penggebuk drum. Disusul lagu ketiga berjudul
Kisah Cintaku yang gantian divokalisi oleh
Astrid, pelantun lagu yang terkenal dengan single
Jadikan Aku Yang Kedua.
"Perkenalkan, saya
Astrid yang akan menjadi vokalis
Peterpan malam ini. Tapi saya sedih juga karena Kota Semarang menjadi yang terakhir konser ini," kata pemilik nama asli
Astrid Sartiasari itu menyapa para fans
Peterpan.
Mengenakan terusan oranye dipadu jaket kulit hitam,
Astrid
nampak anggun pada penampilannya kali itu, disambut koor dari penonton
tatkala tembang dilantunkan penyanyi bersuara khas itu yang kebagian
menyanyikan tiga lagu dalam konser itu.
Usai tembang
Kulakukan Dengan Indah dan
Tak Bisakah lagu keenam berjudul
Cobalah Mengerti kembali dipercayakan pada
Fadly yang membawakan lagu itu dengan warna sedikit ngerock mengimbangi penonton yang mulai panas.
"Kali ini, lagu kesukaan saya. Persembahan untuk
Ariel, sahabat-sahabat
Peterpan, sahabat saya
Padi, dan semua sahabat saya," kata
Fadly sebelum menyanyikan tembang
Semua Tentang Kita yang bernuansa syahdu menyiratkan arti rasa kebersamaan sahabat.
Giliran
Glenn Fredy yang meneruskan peran sebagai vokalis
Peterpan pada konser itu dengan tembang
Menghapus Jejak yang berirama rancak, disusul tembang
Tak Ada Yang Abadi bernuansa sedih dan melankolis yang membuatnya terasa sangat kontras.
Di akhir lagu kesembilan itu, seorang fans berat
Peterpan sempat memberikan lukisan dari pensil bergambar wajah
Ariel pada
Glenn Fredly
yang kali itu memilih kemeja biru bermotif batik dipadu kaos lengan
panjang, dan tak ketinggalan topi putih sebagai kostum panggungnya.
"Mari kita beri semangat pada
Ariel dan
Peterpan. Apa (kesalahan, red) yang dilakukan
Ariel
sebenarnya tidak ada apa-apanya dibanding perbuatan para pejabat yang
melakukan korupsi," kata penyanyi berasal dari Ambon, Maluku itu,
disambut tepuk tangan dan sorak sorai dari para penonton.
Mengakhiri konser yang sengaja dihelat sebagai persembahan terhadap
Ariel dan
Peterpan yang telah menelurkan banyak album, seperti
Kisah 2002 Malam (2002),
Taman Langit (2003), dan
Bintang Di Surga (2004) itu,
Glenn Fredly menyanyikan tembang pamungkas berjudul
Topeng.
(antara/dar)