Jumat, 13 April 2012

Luna Maya Mengaku Kisahnya Penuh Drama


JAKARTA -- Dalam film "Pintu Harmonika", Luna Maya kebagian menyutradarai segmen berjudul "Skors" yang bergenre drama. Mengapa Luna Maya memilih film bergenre drama?

"Saya mengambil drama, mungkin karena kehidupan saya yang penuh dengan drama," kata Luna Maya di Wisma Proklamasi Menteng Jakarta Pusat, Jumat (13/4).

Film ini menceritakan seorang anak SMP yang punya dua sisi kehidupan berbeda. "Di sekolah dia menjadi sok jagoan. Ternyata di rumahnya tidak harmonis dengan keluarganya, konflik ini yang kemudian yang saya angkat," jelas Luna.

Ia mengaku sangat tertarik dengan ide cerita yang diambil dari Rumah Toko (Ruko). Dari setting ruko tersebut, Luna mengangkat bagaimana sebuah keluarga yang tinggal di ruko yang juga ingin kehidupan harmonis.

Luna juga mengungkapkan proyek ini merupakan proyek film perempuan. "Ini bisa dikatakan proyek perempuan. Kita bersama, dengan modal nekat berharap bisa menghasilkan film yang bermutu," ungkapnya. (abu/jpnn)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar